Definisi dan huruf mad
Madd (المَدّ) berarti tambahan; secara istilah adalah memanjangkan suara dengan huruf mad ketika bertemu hamzah atau sukun. Qasr (القَصْر) berarti menahan; secara istilah adalah mempertahankan huruf mad pada panjang alaminya. Huruf al-Madd (حُرُوف المَدّ) ada tiga: Alif mati setelah fathah, Waw mati setelah dhammah, dan Ya mati setelah kasrah; ketiganya terdapat pada ﴿نُوحِيهَآنُوْحِيْهَآ﴾ (Hud 11:49). Huruf Lin (اللِّين) adalah Waw atau Ya mati setelah fathah.
Mad diukur dengan harakat (حركة): waktu untuk melipat atau membuka satu jari dengan kecepatan sedang. Ukuran yang sebenarnya adalah belajar dari guru, bukan menghitung secara mekanis. Mad terbagi menjadi Madd Asli (المَدّ الأَصْلِيّ) dan Madd Far'i (المَدّ الفَرْعِيّ).
Madd al-Farq
Madd al-Farq (مَدّ الفَرْق): jika hamzah istifham masuk pada isim yang diawali hamzah washal dan alif lam, hamzah washal tidak dibuang. Ia boleh diubah menjadi Alif dengan enam harakat, dan ini yang diutamakan, atau ditashil antara hamzah dan Alif. Dinamakan demikian karena membedakan kalimat tanya dari kalimat berita. Terdapat pada tiga kata di enam tempat: ﴿ءَآلذَّكَرَيۡنِءٰٓالذَّكَرَيْنِ﴾ (Al-An'am 6:143) dua kali dalam surah al-An'am, ﴿ءَآلۡـَٰٔنَآٰلْـٰٔنَ﴾ (Yunus 10:51) dua kali dalam surah Yunus, dan ﴿قُلۡ ءَآللَّهُقُلْ آٰللّٰهُ﴾ (Yunus 10:59) dalam surah Yunus dan an-Naml.
Kekuatan mad
Mad yang paling kuat adalah lazim, lalu muttasil, lalu 'arid, lalu munfasil, lalu badal. Jika dua sebab bertemu pada satu mad, yang lebih kuat diamalkan dan yang lebih lemah gugur, seperti pada ﴿وَلَآ ءَآمِّينَوَلَآ آٰمِّيْنَ﴾ (Al-Ma'idah 5:2): ada hamzah sebelum huruf mad (badal) dan sukun asli sesudahnya, maka dipanjangkan enam harakat.