Qalqalah (القَلْقَلَة) berarti guncangan; secara istilah adalah pantulan suara saat mengucapkan huruf mati sehingga terdengar gaung yang kuat. Lima hurufnya terhimpun dalam قُطْبُ جَدٍ: Qaf, Tha', Ba, Jim dan Dal, karena huruf-huruf ini menghimpun Shiddah dan Jahr: Shiddah menahan suara dan Jahr menahan napas, sehingga huruf memerlukan pelepasan ini agar terdengar.
Tingkatan Qalqalah
| Tingkatan | Tempat | Contoh |
|---|---|---|
| Paling kuat | Huruf bertasydid saat waqaf | ﴿وَتَبَّوَتَبَّ﴾ (Al-Masad 111:1) ﴿ٱلۡحَقِّۚالْحَقِّﵧ﴾ (Al-Kahf 18:44) |
| Pertengahan | Huruf yang mati karena waqaf, tidak bertasydid | ﴿ٱلۡفَلَقِالْفَلَقِ﴾ (Al-Falaq 113:1) ﴿مُحِيطُۢمُحِيْطٌ﴾ (Al-Buruj 85:20) ﴿أَحَدُۢاَحَدٌ﴾ (Al-Ikhlas 112:4) |
| Paling ringan | Huruf yang asalnya mati saat washal | ﴿وَيَقۡطَعُونَوَيَقْطَعُوْنَ﴾ (Al-Baqarah 2:27) ﴿يَجۡعَلُونَيَجْعَلُوْنَ﴾ (Al-Baqarah 2:19) ﴿أَبۡصَٰرِهِمۡاَبْصَارِهِمْ﴾ (Al-Baqarah 2:7) |
Huruf diucapkan mati lalu makhrajnya sedikit terbuka. Menurut pendapat yang rajih, bunyinya lebih dekat kepada fathah; pendapat lain mengatakan ia mengikuti harakat sebelumnya. Ia tidak boleh menjadi harakat penuh atau dipanjangkan. Huruf berharakat tidak memiliki Qalqalah.