Nun Sakinah(النُّون السَّاكِنَة) adalah Nun tanpa harakat yang tetap ada saat washal maupun waqaf; ia terdapat pada isim, fi'il dan huruf, di tengah atau di akhir kata. Tanwin(التَّنْوِين) adalah Nun mati tambahan di akhir isim yang diucapkan tetapi tidak ditulis; dibaca saat washal dan gugur saat waqaf, dan ditulis dalam Mushaf sebagai harakat ganda: ﴿عَذَابٌ عَظِيمٞعَذَابٌ عَظِيْمٌ﴾(Al-Baqarah 2:7).
Ketika bertemu huruf-huruf hijaiah, keduanya memiliki empat hukum: Izhar(الإِظْهَار), Idgham(الإِدْغَام), Iqlab(الإِقْلَاب) dan Ikhfa'(الإِخْفَاء); Alif tidak pernah datang setelahnya.
Nun Sukun dan Tanwin: lihat huruf berikutnya
Izhar
ء هـ ع ح غ خ
Nun jelas, tanpa tambahan Ghunnah
Idgham
ي ن م و | ل ر
Dengan Ghunnah pada yanmu; tanpa Ghunnah pada Lam dan Ra'