Ha' al-Kinayah (هَاء الكِنَايَة) adalah Ha' tambahan yang menunjuk satu orang laki-laki yang tidak hadir, melekat pada isim, fi'il dan huruf. Memanjangkannya disebut Silah (الصِّلَة): Ha' berharakat dhammah diikuti Waw kecil, dan yang berharakat kasrah diikuti Ya kecil, dengan syarat-syarat tertentu.
Empat keadaannya
| Keadaan | Hukum | Contoh |
|---|---|---|
| Di antara dua huruf berharakat | Dipanjangkan: Silah Sughra dua harakat; jika diikuti hamzah, Silah Kubra 4 atau 5 | ﴿إِنَّهُۥ هُوَاِنَّهٗ هُوَ﴾ (Al-Isra 17:1) ﴿مَالَهُۥٓ أَخۡلَدَهُۥمَالَهٗٓ اَخْلَدَهٗ﴾ (Al-Humazah 104:3) |
| Di antara dua huruf mati | Tidak dipanjangkan | ﴿فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُفِيْهِ الْقُرْاٰنُ﴾ (Al-Baqarah 2:185) |
| Sebelumnya berharakat, sesudahnya mati | Tidak dipanjangkan | ﴿لَهُ ٱلۡمُلۡكُلَهُ الْمُلْكُ﴾ (At-Taghabun 64:1) |
| Sebelumnya mati, sesudahnya berharakat | Tidak dipanjangkan dalam riwayat Hafsh | ﴿فِيهِۛ هُدٗىفِيْهِﶎ هُدًي﴾ (Al-Baqarah 2:2) |
Kaidahnya: Ha' dipanjangkan jika berada di antara dua huruf berharakat, dan tidak dipanjangkan selain itu. Saat waqaf tidak pernah ada shilah; berhenti dengan Ha' mati.
Pengecualian dalam riwayat Hafsh
- ﴿يَرۡضَهُ لَكُمۡۗيَرْضَهُ لَكُمْﵧ﴾ (Az-Zumar 39:7): Ha' berada di antara dua huruf berharakat, tetapi tidak dipanjangkan; hanya dhammah pendek.
- ﴿أَرۡجِهۡاَرْجِهْ﴾ (Al-A'raf 7:111) dalam surah al-A'raf dan asy-Syu'ara', serta ﴿فَأَلۡقِهۡفَاَلْقِهْ﴾ (An-Naml 27:28): Ha'-nya mati.
- ﴿فِيهِۦ مُهَانًافِيْهٖ مُهَانًا﴾ (Al-Furqan 25:69): didahului huruf mati, tetapi tetap dipanjangkan.
- ﴿وَيَتَّقۡهِوَيَتَّقْهِ﴾ (An-Nur 24:52): Ha' berharakat kasrah tanpa shilah setelah Qaf mati.
- ﴿أَنسَىٰنِيهُاَنْسٰىنِيْهُ﴾ (Al-Kahf 18:63) dan ﴿عَلَيۡهُ ٱللَّهَعَلَيْهُ اللّٰهَ﴾ (Al-Fath 48:10): dalam riwayat Hafsh Ha'-nya berharakat dhammah, berbeda dengan kasrah yang biasa.